Pesan Dari Romo Direktur
REFLEKSI
FILSAFAT ILMU PENDIDIKAN
PERTEMUAN
KE-12
Kamis, 14 Desember 2017
Pukul 15.30-17.10
Gedung Lama Pasca Sarjana 201.A UNY
Dipaparkan oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A.
BismiIlahirrohmanirrohim, seperti
biasa perkuliahan dimulai dengan berdoa menurut agama dan kepercayaan
masing-masing. Untuk yang beragama islam diminta membaca surat Al Fatihah dan
yang lain menyesuaikan.
Kali ini kami bertemu di hari Kamis karena di hari sebelumnya, prof. Marsigit berpesan melalui asistennya bahwa jadwal beliau hari itu sangatlah padat, sehingga minta di reschedule di hari kamis pukul 15.30. Baik, setelah kami mendapat jam dan ruang pengganti, semua urusan telah beres dan kami tinggal menjalaninya.
Pertemuan
kali ini diawali dengan Pak Marsigit menceritakan jalan hidup beliau sampai pada titik beliau
diangkat menjadi seorang direktur. Iya, tema kali ini beliau sebut dengan “FILSAFAT
POLITIK HIDUP”.
Mendapatkan
amanah menjadi seorang direktur adalah yang ada dan yang mungkin ada, karena
ditentukan oleh orang lain (Pak Rektor), yang juga hasil dari ikhtiar dari diri
Pak Marsigit sendiri. Sehingga ini menjadi bukti bahwa terdapat faktor X
di luar dari diri Pak Marsigit dan ini juga merupakan bentuk dari kekuasaan Allah
swt yang diberikan melalui perantara manusia.
Apabila Pak
Marsigit tidak siap dengan jabatan ini, artinya Pak Marsigit mengalami
disraptif, disraptif itu adalah kekacauan dalam hati dan kekacauan dalam hidup.
Yang sebenarnya kacau padahal tidak kacau, itulah bagi orang-orang yang siap.
Maka, cara mengantisipasinya adalah dengan memasuki bagian dari kekacaun
tersebut. Artinya, selama ini hidup kita sudah kacau, tetapi insya Allah
hatinya tidak kacau. (Jangan sampai kacau
ya teman-teman hati kita semua, tenang, selama kita masih punya Allah hati kita
tidak boleh kacau)
Misal, dalam
dunia perwayangan terdapat wayang yang
sangat sakti bahkan kesaktiannya bisa mengalahkan dewa yang bernama Hayokontoseno,
dimana kelahirannya tidak dikehendaki
oleh penguasa dewa. Dewa itu bertingkat-tingkat, tetapi di atas dewa yang
paling hebat adalah Sang Pencipta. Asal usul wayang khususnya di Yogyakarta
adalah adanya wayang, wayang menandakan ajaran islam disebarkan melalui budaya
yang dibawakan oleh Sunan Kali Jaga. (Menurut
saya, prof. Marsigit itu sosok dosen yang amat cerdas, sehingga setiap
penjelasannya bisa sampai kemana-mana. Meski terkadang tidak nyambung, saya
tetap kagum pada beliau)
NB : DIBACA DENGAN SEKSAMA YA, BAGI
MAHASISWA PASCASARJANA, PESAN DARI PAK DIREKTUR YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN
BAHASA FILSAFAT.. (penasaran..... ? ? ? ?)
- Penting bagi mahasiswa untuk menulis karya tulis ilmiah yang terindeks scopus.
- Semester satu dan semester empat, ideal terbaiknya angkatan kita lulus adalah pada akhir semester empat. Jadi Insya Allah kita lulus pada bulan agustus tahun 2019, yang Insya Allah juga direktunya masih Pak Marsigit.
- Akhir semester dua mahasiswa harus sudah punya naskah yang akan dikirim ke jurnal terindeks scopus dengan cara bagaimana pun, bebas terserah mahasiswa, tetapi tetap harus dengan bimbingan seorang dosen pembimbing, karena mahasiswa tidak bisa berdiri sendiri.
- · Untuk itu Pak Marsigit akan mengusulkan pada semester dua awal, mahasiswa sudah dikenalkan dengan pembimbingnya. Tetapi ini hanya sebuah usul, meskipun Pak Marsigit seorang direktu tetapi tidak bisa mengambil keputusan sepihak sendirian, karena direktur juga meliputi Asdir 1, Asdir 2, ada Pak rektor dan yang lainnya.
- · Akhir semester ini sudah harus berpikir judul tesis atas inisiatif diri sendiri walupun belum diprogamkan dan belum semesternya. Jangan menunggu disuruh oleh kampus. Bismillah.
- · Tugas mahasiswa S2 adalah bersegeralah melakukan penelitian, karena apabila belum penelitian maka belum mengada, jika sedang penelitian berarti sedang mengada, belum mengirim jurnal berarti belum pengada. Maka sebenar-benar mahasiswa yang lulus S2 jika sudah menerbitkan jurnal internasional. Mahasiswa S2 harus mampu menunjukkan artikel yang termuat di jurnal terindeks scopus. Itulah sekarang paradigma mahasiswa S2, paradigmanya adalah dunianya mahasiswa S2.
- · Hidup itu sintaknya tidak linear, tetapi melingkar-lingkar. Apabila hanya menunggu untuk diperintah saja tidak akan berputar, yang ada hanya konsisten tetap berada pada posisi yang sama dan tidak akan berkembang sehingga tidak akan bisa siap menerima apapun kenyataan yang ada. (anda paham??? LUAR BIASSSA)
- · Mulai saat ini segeralah telusuri web of journal, web of publisher, web of article, web of seminar, web of academic, web of reseach, web of analysis data, web of statistic data, web of methodology, dan web of lain-lainnya. Semuanya harus dicari untuk menambah wawasan dalam menyusun karya ilmiah.
- · Ikutilah seminar internasional. Seminar internasional ada dua pilihan, kita yang menyelenggarakan atau kita yang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan seminar tersebut. Penyelenggaraan seminar internasional biasanya banyak yang ikut berpartisipasi, semuanya menyerbu dari berbagai perguruan tinggi di lua jawa. Daripada kita yang menyelenggarakan dengan membutuhkan biaya yang cukup besar, sedangkan diluar sana ada yang menyelenggarakan, lebih baik kita mengikuti acara yang sudah ada. Kemudian carilah seminar internasionalnya yang berseri. Maka dari itu jangan menunggu sampai pada semester 3.
- · Perlu diingat yaaaa, Jurnal itu beda dengan artikel. Prosiding pun berbeda dengan atikel dan jurnal, kalau prosiding itu tidak boleh tebal, hanya boleh sekitar 6-7 halaman sesuai dengan template aturannya. Panitia akan susah mengirimkan kesananya. Jika terlalu tebal juga mereka membayarnya semakin mahal. Keterbacaan harus 100%. Caranya dengan tingkatkan bahasa inggrisnya, karena bahasa inggis adalah suatu keniscayaan. Referensinya juga harus banyak, maka dari itu biasakan membaca artikel, jurnal, buku, sebagai wawasan referensi membuat artikel.
TERIMAKASIH
BANYAK ROMO DIREKTUR PROF. MARSIGIT ATAS ARAHAN DAN NASEHATNYA UNTUK KAMI.
Semoga
kami bisa menjadi mahasiswa pascasarjana yang bermanfaat, berdaya guna,
berkontribusi melalui penulisan karya ilmiah kami, dan yang paling penting,
LULUS CEPAT WAKTU, amin.
Greatttt...
BalasHapus