Belum Bertemunya Aku dengan Kebermaknaan Elegi Wadah dan Isi (Short Test Part 6)


REFLEKSI FILSAFAT ILMU PENDIDIKAN
PERTEMUAN KE -8

Rabu, 15 November 2017
Pukul 11.10 s.d. 12.50
Gedung Baru Pascasarjana Ruang I.6.05
Dipaparkan oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. 
 
Perkuliahan dimulai dengan berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Untuk yang beragama islam diminta membaca surat Al Fatihah dan yang lain menyesuaikan. 

Setelah itu, beliau meminta mahasiswa mengeluarkan selembar kertas untuk melaksanakan tes jawab singkat. Kali ini tema tes jawab singkat adalah Wadah dan Isi. Seperti biasa, sebagian besar mahasiswa mendapat nilai 0 (nol), namun kali ini beberapa mahasiswa nilainya mulai meningkat menjadi 4 (empat) dan 8 (delapan). Berikut tabel soal dan jawaban tes jawab singkat:
No.
Soal
Jawab
No
Soal
Jawab
1
Apa wadahnya angka? Lambang
14
Apa isinya pendengaran? Kenyataan
2
Apa isinya angka? Nnilai
15
Apa wadahnya pikiran? Spiritual
3
Apa wadahnya material? Belum tentu material
16
Apa isinya pikiran?
4
Apa isinya material? Belum tentu material
17
Apa wadahnya kesadaran? Potensi
5
Apa wadahnya formal? Kitab
18
Apa isinya kesadaran? Persepsi
6
Apa isinya formal? Harapan
19
Apa wadahnya yang beda? Kategori
7
Apa wadahnya normatif? Spiritual
20
Apa isinya yang beda? Wadah
8
Apa isinya normatif? Bahasa
21
Apa wadahnya yang sama? Identitas
9
Apa wadahnya tindakan? Tulisan
22
Apa isinya yang sama? Tautologi
10
Apa isinya tindakan? Kenyataan
23
Apa wadahnya bilangan?
11
Apa wadahnya penglihatan? Persepsi
24
Apa isinya bilangan? Angka
12
Apa isinya penglihatan? Kenyataan
25
Apa isinya pengada? Mengada
13
Apa wadahnya pendengaran? Persepsi

Berulang kali aku memahami, namun tak jua aku menggapai maknanya. Etik dan estetika dari bahasa analog setiap pembahasan mengenai wadah dan isi, mungkin terlalu indah bagiku. Hingga aku belum sanggup menerima elegi ini ke dalam otakku. Astaghfirullahal'adzim..

Aku menyadari, sedari awal aku memang sulit menerima kenyataan bahwa saat ini aku harus belajar ilmu filsafat ini. Perlahan, sembari aku mencoba ikhlas dan mulai penasaran akan filsafat, dan aku mulai memahami tiap-tiap elegi prof. Marsigit yang aku baca. Namun setiap menyentuh dan berkaitan dengan wadah dan isi, kenapa masih belum juga sampai hikmah dan kebermaknaannya di dalam pikiranku. 

Astaghfirullah, tolonglah  hamba Mu ini yaRobb, berilah kekuatan agar hamba mampu memahami dengan benar perkuliahan filsafat ilmu ini. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Semoga Allah meridhoi setiap pembelajaran kita, dan memudahkan langkah kita menggapai manusia yang cerdas yang mampu mengimplementasikan ilmu yang kita punya. amin. Wallahu'alam bishowab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Bisa (Wa E Wa E O) (Official Song SEA Games 26th-2011) by Yovie and His Friends

RINDU BERBALUT DOA